KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PDF

Pembuatan kompos dari tandan kosong kelapa sawit Oleh : Ir. M Walid - PT. Tulisan ini mengacu pada hasil dari International Oil Palm Conference tgl. Luas lahan yang diperlukan untuk pemeraman kompos kurang lebih 3 - 4 Ha dan apabila tidak ada lahan kosong disekitar pabrik dapat dilakukan dibawah pohon sawit dewasa ialah gawang - mati yang mempunyai ketinggian lewat 3 m. Tulisan ini menyajikan uraian singkat tentang kapasitas produksi kompos, biaya investasi dan perkiraan nilai tambah yang dihasilkan dari PKS dan telah berhasil dilaksanakan pertama kali dalam skala besar di PKS Kuamang PT. Tasmapuja Riau April

Author:Daitilar Muzshura
Country:Paraguay
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):28 July 2007
Pages:112
PDF File Size:8.98 Mb
ePub File Size:3.70 Mb
ISBN:397-8-82745-799-6
Downloads:92301
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Magal



Pembuatan kompos dari tandan kosong kelapa sawit Oleh : Ir. M Walid - PT. Tulisan ini mengacu pada hasil dari International Oil Palm Conference tgl.

Luas lahan yang diperlukan untuk pemeraman kompos kurang lebih 3 - 4 Ha dan apabila tidak ada lahan kosong disekitar pabrik dapat dilakukan dibawah pohon sawit dewasa ialah gawang - mati yang mempunyai ketinggian lewat 3 m. Tulisan ini menyajikan uraian singkat tentang kapasitas produksi kompos, biaya investasi dan perkiraan nilai tambah yang dihasilkan dari PKS dan telah berhasil dilaksanakan pertama kali dalam skala besar di PKS Kuamang PT.

Tasmapuja Riau April Munculnya pabrik — pabrik kelapa sawit diiringi dengan hasil limbah yang jumlahnya besar dimana limbah dari PKS pada garis besarnya berupa limbah padat dan limbah cair. Limbah Cair PKS berasal dari Kondensat Rebusan dan Limbah Cair dari Stasiun pengutipan Minyak Pengendalian limbah cair yang dilakukan di PKS antara lain sebagai berikut : - Limbah Cair diperam dalam kolam — kolam pemeraman Anaerobic pemeraman tanpa adanya peranan O2 sampai kadar ambang batas BOD Biological Oxigen Demand menurun untuk selanjutnya dilepas ke alam bebas tetapi masih mengundang permasalahan dengan penduduk yang ada disekitar pabrik karena bau yang tidak sedap oleh timbulnya gas Methan CH4 dan H2S atau ada kalanya kolam bocor.

Berarti diperlukan jaringan pipa tetapi di musim hujan limbahnya melimpah kemana-mana. Pengendalian limbah padat dan cair yang menarik ialah untuk pembuatan kompos organik dengan bahan baku janjang kosong yang dicincang dan dicampur dengan limbah cair. Teknologi pembuatan Kompos Organik sebenarnya sudah dikenal sejak dahulu kala tetapi dalam skala kecil. Dalam proses pengomposan terjadi perubahan sebagai berikut : a.

Karbohidrat, Selosa, Hemiselulosa, lemak, lilin menjadi CO2 dan air. Zat putih telur menjadi Amonia, CO2 dan air. Proses pengomposan yang akan diterapkan ialah proses Aerobic dalam keadaan adanya O2 bukan proses Anaerobic dalam keadaan tanpa O2 seperti halnya dikolam limbah yang banyak diterapkan di PKS. Dalam proses pengomposan bekerja bakteri, fungi, actinomycetes dan protozoa dan dapat dipercepat dengan aktivator antara lain EM4, Orga Dec, Stardec, Fix Up Plus, Harmony dan Mikrorganisme.

Mikroorganisme akan lebih aktif apabila PH berada antara 6,5 — 7,5 oleh karena itu dalam proses pengomposan sering ditambahkan kapur atau abu maka perlu tumpukan kompos dibalik. PKS kapasitas 30 T. Proses pencacahan dan pencampuran limbah cair. Campuran cacahan Janjangan Kosong dan slurry yang terkumpul di lantai beton selanjutnya disekop dengan Loader dimuat ke Dump Truck diangkut ke lapangan pemeraman kompos.

Proses Pemeraman. Campuran Cacahan Janjangan Kosong dan Bubur Limbah Slurry digelar dilapangan terbuka dalam barisan berukuran 2,5 tinggi 1,5m panjang 50 m. Pengadukan Kompos dan Pematangan Kompos. Kegiatan membuka plastik, mengaduk, menyemprot, menutup kembali dengan plastik dilakukan 1 — 2 kali seminggu.

Kompos akan matang setelah diproses selama 50 hari tanpa tambahan additive Aktivator untuk mempercepat pembusukan yang banyak beredar dipasaran yaitu : Stardex, EM4 dan lain - lain. Penggudangan dan Pengepakan Kompos. Kompos yang sudah masak di muat ke Dump Truck oleh Loader dan digudangkan dalam bangunan berlantai beton, beratap seng, dinding setengah terbuka berukuran lebar 8 m panjang 80 m. Di dalam gudang tersebut dilakukan pengayakkan dengan saringan pasir dan digonikan untuk selanjutnya dipasarkan.

Luas Lapangan Pemeraman. Lapangan pemeraman kompos akan memerlukan luas 3 — 4 Ha. Berisi jalur kompos ukuran lebar 2,5 tinggi 1,5 m panjang 80 m. Apabila disekitar pabrik tidak ada lapangan kosong, maka pemeraman dapat dilakukan dibawah pohon sawit dewasa tanpa penumbangan. Penimbunan kompos tersebut ditempatkan pada gawangan mati. Satu hektar Ha tanaman sawit dewasa dapat diisi 9 jalur kompos di gawangan mati. Sebelum dilaksanakan pembalikan terlebih dahulu jalur jalur yang akan dibalik dibuka plastiknya dengan menggunakan mesin pembalik Turning Machine , penyiraman disesuaikan dengan kondisi kelembaban bahan kompos.

Untuk mempercepat pengeringan dan penyempurnaan bentuk bahan kompos maka pembalikan dilakukan kali seminggu dan semakin sering semakin baik. Catatan : Pada masa pengeringan dan pembentukan bahan kompos akan terjadi penyesuaian PH dari 8 — 9 menjadi PH 6 — 7,5 pembentukan warna menjadi hitam kecoklat-coklatan.

Jumlah Kompos Yang Dihasilkan.

DESDE MI CIELO ALICE SEBOLD DESCARGAR PDF

Cara Membuat Kompos dari Tandan Kosong Kelapa Sawit

Meskipun demikian, ada yang menyatakan bahwa kelapa sawit berasal dari Amerika Selatan yaitu Brazil karena lebih banyak ditemukan spesies kelapa sawit di hutan Brazil dibandingkan dengan Afrika. Pada kenyataannya tanaman kelapa sawit hidup subur di luar daerah asalnya, seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Papua Nugini. Bahkan mampu memberikan hasil produksi per hektar yang lebih tinggi Fauzi et al. Kelapa sawit pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh pemerintah kolonial belanda pada tahun

KAILASH CHANDRA SHORTHAND MAGAZINE PDF

THINK of NATURA

Tahap pemasakan pertama Pertama-tama keringkan terlebih dahulu tandan kosong kelapa sawit. Setelah itu dinginkan kembali pulp tersebut dalam waktu kurang lebih 24 jam. Jika langkah kelima sudah dilakukan, bilas pulp tersebut dengan menggunakan air bersih agar bau dari kaporit pada pulp hilang. Selanjutnya haluskan pulp dengan menggunakan blender. Apabila sudah diblender sampai halus, pulp bisa dikeringkan dengan menjemurnya dibawah sinar matahari.

Related Articles